Selasa, 21 Oktober 2014
12:18 WIB
Timnas U-22 Waspadai 2 Pemain Premier League
Timnas Indonesia U-22 mengarungi kualifiasi Piala Asia 2013.
Pelatih Timnas U-22, Aji Santoso
Anry Dhanniary | Kamis, 5 Juli 2012, 07:09 WIB

VIVAbola - Perjalanan Timnas Indonesia U-22 mengarungi kualifiasi Piala Asia 2013 akan dimulai Kamis besok, 5 Juli 2012, saat menghadapi Australia U-22 pada pembukaan Grup E. Selain meminta anak-anak 'Garuda Muda' mematikan umpan-umpan panjang lawan, pihak pelatih juga menjaga stabilitas mental bertanding Andik Vermansyah cs.

Menghadapi Australia di Stadion Utama Riau bukan perkara mudah bagi Indonesia meski bermain di depan publik sendiri. Selain kalah dari sisi pengalaman bertanding, hadirnya dua pemain milik klub Premier League, gelandang Tottenham Hotspur, Giancarlo Gallifuoco, dan kiper Queens Park Rangers, Aaron Lennox, jadi perhatian utama Timnas.

Pelatih Indonesia U-22, Aji Santoso, pun meminta pemainnya untuk terus disiplin dalam menjalankan instruksi pelatih.

"Kami mewaspadai lini tengah dan depan Australia. Menurut pengamatan saya, berdasarkan data-data yang saya dapat, mereka punya pemain-pemain berkualitas. Apalagi mereka punya pemain dari Tottenham Hotspur dan QPR," ujar Aji ketika dihubungi VIVAbola.

"Kualitas mereka bagus-bagus dan kelihatannya mereka memiliki jam terbang yang cukup. Untuk bisa menghentikan mereka, para pemain harus bisa menerapkan skema permainan saat di lapangan," lanjut mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.

"Selain itu, postur tentu bisa jadi penentu. Para pemain sudah saya minta menerapkan permainan bola-bola pendek dan jangan memaksakan main bola panjang kalau tidak perlu. Kalau dari pertahanan, kita harus bisa menghalau umpan panjang mereka, apalagi yang dari samping kotak penalti," tambah Aji.

Aji lalu mengungkapkan bahwa tim 'Garuda Muda' kali ini masih minim pengalaman bertanding. Selain banyak yang berasal dari tim amatir, pemain-pemain yang turun di Indonesian Premier League pun kebanyakan hanya jadi pemanas bangku cadangan di timnya.

Karena itu, kehadiran Andik dalam skuad Indonesia diharapkan membawa tambahan moral untuk kompatriotnya yang lain. Demi menambah rasa percaya diri, sang pelatih pun meminta timnya bermain tanpa tekanan.

"Tentu saja kehadiran Andik sangat membantu. Andik adalah pemain paling siap baik dari segi kualitas maupun pengalaman di tim ini. Semoga dengan adanya dia di dalam tim bisa memberikan inspirasi lebih pada rekan-rekannya," ujar Aji soal keberadaan mantan anak asuhnya di Persebaya itu.

"Saya juga meminta anak-anak jangan melepas fokus, rasa ingin menang mereka harus lebih besar, dan tampil sekuat tenaga. Saya terus ingatkan mereka hanya tinggal bermain seperti instruksi pelatih, hasil akhir adalah tanggung jawab saya," imbuhnya.

Ketika ditanya soal target, tiga poin tetap jadi incaran Timnas demi memudahkan langkah mereka ke partai selanjutnya, tapi Aji saat ini lebih fokus pada kebersamaan dalam tim. "Yang terpenting saat ini seluruh tim bisa bermain dengan bagus," kata Aji.

Indonesia U-22 bergabung di Grup E dalam kualifikasi Piala Asia U-22 2013. Mereka akan menghadapi tantangan dari Australia, lalu Timor-Leste, Makau, Jepang dan Singapura pada laga terakhir. (eh)

 

© VIVA.co.id

SHARE

Berita Terkait