Selasa, 23 September 2014
11:38 WIB
Chelsea Terancam Batal Tampil di Jakarta
Ini buntut kisruh terkait promotor pertandingan.
Chelsea saat juara Liga Europa 2013
Marco Tampubolon, Satria Permana | Kamis, 4 Juli 2013, 15:32 WIB
VIVAbola - Klub Premier League, Chelsea, terancam batal tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 25 Juli 2013. Pemicunya adalah munculnya konflik yang melibatkan pihak sponsor, BNI dan salah satu promotor pertandingan, My Events.

Sebelumnya, BNI selaku pihak sponsor duel eksebisi ini menggandeng My Events selaku pihak promotor pertandingan. Namun, di tengah jalan, kedua perusahaan ini pecah kongsi. BNI lalu menunjuk promotor lain, yakni Nine Sport sebagai rekanan untuk menggelar pertandingan juara Liga Europa 2013 ini.

Keanehan mulai terlihat saat jumpa pers digelar di Wisma BNI, Maret lalu. Kala itu, My Events mengaku sebagai pihak promotor kedatangan Chelsea. Namun, saat jumpa pers terkait harga tiket digelar Juni lalu, BNI justru memperkenalkan pihak Nine Sport sebagai promotor.

Permasalahan kian rumit manakala My Events disebut-sebut telah memesan SUGBK untuk dpakai pada 25 Juli 2013. Bahkan, My Events dikabarkan telah melunasi sewa stadion temegah di Indonesia itu. 

"GBK sudah disewa untuk menggelar laga Chelsea. Sudah lama sekali bookingnya," kata Kepala Unit 1 SUGBK, Tubani, saat dihubungi VIVAbola, Kamis, 4 Juli 2013. "Tapi, saya lupa siapa (promotor mana) yang reservasi. Saat ini saya masih di luar kota," sambung Tubani.

Untuk soal ini, pihak My Events belum bersedia memberi penjelasan secara rinci. "Belum ada penyelesaian. Semua masih pada liburan mas. Saya juga lagi di Hong Kong," ungkap Founder My Events, Niken Ayu.

Dijelaskan oleh Niken, pihaknya baru bisa menjawab semua pertanyaan tentang Chelsea pada Senin, 8 Juli 2013 nanti. "Mungkin Senin depan sudah bisa kita jawab," bebernya sambil menutup pembicaraan.

Sementara itu, PSSI juga sudah turun tangan untuk menyelesaikan perselisihan yang ada. Pekan lalu, PSSI telah mempertemukan ketiga pihak yang terlibat, yakni BNI, My Events dan Nine Sport.

"Kami tetap akan melaksanakan prosedur sesuai dengan jadwal semula. Untuk masalah stadion yang sudah disewa atau belum oleh pihak lain, kami tidak tahu. Jadi semua proses akan dijalankan sesuai rencana yang sudah ada," jelas Head of Media Nine Sport, Denny. (one)

© VIVA.co.id

SHARE

Berita Terkait
A A A